Posts Tagged ‘review aie angek cottage’

Jadi malam itu saya sebenarnya bingung mau menginap dimana. Mau cari2 juga udah jam 7 malam, jalanan udah gelap pula. Tiba2 saya ingat kalau sebelum Lebaran pernah buka blog orang yang bilang bahwa impiannya menginap di Aie Angek Cottage di Padang Panjang. Cepat2 saya googling mau liat gambar2 kamarnya, eeeh lobett. Akhirnya saya berhenti di sebuah hotel Melati. Tadinya mau coba nginap disini, tapi ternyata ga ada kolam renang. Saya tanya Aie Angek, mereka ternyata tahu dan merekomendasikannya. Katanya cottage itu memiliki kolam renang dan jaraknya hanya 15 menit dari sini. Wah makasih infonya yaa uda. Kami pun melaju segera.

Berdasarkan namanya yang Aie Angek (Air Hangat) maka pikiran saya pool disini airnya adalah air hangat wkwkwk. Ternyata Aie Angek itu nama daerah. Masuk ke cottagenya agak mendaki curam, tapi begitu saya turun dari mobil…baru sampai di resepsionisnya saja, saya udah senang banget. Cottagenya sangat berseni, rapi dan lebih mirip museum. Harga yang ditawarkan sudah termasuk makan pagi. Langsung saya book 2 kamar.

Ternyata cottage ini punya Fadhli Zon (Gerindra). Kamarnya hanya 6 apa 8 buah. Bangunan sisa yang masih amat luas itu lebih diperuntukkan untuk memajang buku2, lalu karya seni, berbagai peralatan musik, dll. Sepertinya cottage ini lebih diperuntukkan untuk rumah peristirahatan ketimbang mencari untung ya. Bahkan yang saya dengar, hanya yang menginap saja yang bisa melihat benda2 seni yang ada di dalam cottage. Foto2 cottagenya seperti apa bisa dilihat di link ini yaa.

Orang2 di mobil langsung turun sementara porter membawakan barang2 kami yang kelelahan dengan perjalanan darat yang panjang ini. Kami menyusuri lorongnya sambil berdecak kagum :D, dan begitu lihat kamarnya juga  poolnya yang langsung ada di depan kamar, aduuuuuuhhh sukaaaa bangettt. Untuuung aja nginap disini. Bocil2 happy sekali, membayangkan esok pagi mereka bangun udah bisa langsung nyebur. Orang tua kami juga lega dan senang dengan cottage ini. Kita langsung bersih2 di air hangat dan kamar mandinya yang di dalamnya ada pajangan puisi2. Nyeni bangetlah (*tapi ga bikin serem kok). Anak2 gamau tiduur hahaha. Mereka takut kalau tidur, tiba2 bangun2 udah di dalam mobil dan disuruh jalan lagi. Duuh segitunya…enggak besok kita seharian disini kok. Saat kami bangun esok paginya, kami bisa melihat bahwa cottage ini ternyata ada di tengah sawah. Eaaaa kami jadinya sarapan sambil memandangi sawah doong. Betah bangeet.

Aie Angek Cottage ^^, recommended bangeeet

Aie Angek Cottage ^^, recommended bangeeet

aie angek cottage2

Dan yang bikin menyenangkan, di sebelahnya ada Rumah Puisinya Taufiq Ismail. Gimana suami saya yang pencinta sastra ga makin girang hahaha. Kami lalu mengunjungi Rumah Puisi yang bersih rapi tertata dan wangi itu. Suami lalu membeli beberapa buku disana yang tidak ditemukan di tempat lain. Sementara itu anak2 dan orang tua sibuk leyeh2 dan mengelilingi cottage. Asli deh gara2 cottage ini kami jadi malas kemana2. Tepat jam 1 siang baru kami berangkat menuju Bukit Tinggi.

Objek wisata yang lokasinya pas disebelah cottage.

Objek wisata yang lokasinya pas disebelah cottage.

Bagi yang datang ke SumBar dan mengunjungi Padang Panjang dan sekitarnya, saya rekomendasikan penginapan ini yaaa. Karena kamarnya terbatas sebaiknya booking dulu. Kami kemarin kebetulan dapat tempat karena bukan wiken, dan sudah masuk masa orang2 balik kembali ke kotanya masing2 setelah libur Lebaran.