Posts Tagged ‘rekreasi ke jatim park 2’

Sampai di Museum Satwa udah jam 4 sore. Gara2 hujan dan kasus e-bike, habis sudah waktu sia2 T-T.

Salah memang, mengunjungi Museum Satwa kok belakangan. Jadi ada degradasi pemandangan wakakakak. Mana sepi…suasananya remang2..Kamera cuma poket biasa pulak yang agak kurang bisa diajak kerja sama di ruangan kurang cahaya.

Tapi tetep, harus saya akui kalo Museum Satwanya aj keren banget. Begitu masuk, barang ini yang langsung menyolok mata. Mantap maang!

Mirip dinosaurus yang ni Night At The Museum kan?

Mirip dinosaurus yang di film Night At The Museum kan?

Isi dalamnya apa aj? Liat foto2 di bawah ya. Susah bagi saya untuk menceritakannya. Energi udah abis kesedot di postingan2 sebelumnya *o*.

Diorama di Museum Satwa, Batu Malang

Diorama di Museum Satwa, Batu Malang

Betewe dari foto, sepintas itu kayak lukisan. Aslinya bukan loh. Itu adalah diorama. Itu adalah ruangan luasan 2x3m dengan dinding kaca, di dalamnya baru deh ada binatang or hewan beneran yang udah mati en then diawetkan. Jadi sebenarnya bagus banget kalo ngeliat aslinya. Sekali lagi, biasalaah kualitas kamera mau kadaluarsa, kurang mewakili kenampakan aslinya (*dari tadi nyalahin kamera mulu. Padahal sendirinya juga ga jago motret wkwkwk). Diorama ini ada di sepanjang dinding Museum Satwa. Ga semua dinding sih, tapi mungkin ada lebih dari 20 diorama dan semuanya keren2. Oya, informasi mengenai hewan diorama ada di atas dinding kacanya, lengkap dan sangat layak disimak.

Beruang kutub awetan

Beruang kutub awetan

Curiuos pengen tau yang namanya buaya muara itu gedenya kayak apa? Sook, pantengin foto ini. Lelaki tinggi 165cm aj masih seukuran ¾ ekornya doang. Itu buayanya sengaja posisinya divertikalkan dengan ujung ekor menyentuh lantai dan muncung sampai ujung dinding biar gampang dibandingin ukurannya sama manusia2 di sebelahnya.

Hmm, foto yang kurang representatif. Mau minta orang2 itu minggir, ga enak juga eheheh. Tapi intinya buayanya gede banget *_*

Hmm, foto yang kurang representatif. Mau minta orang2 itu minggir, ga enak juga eheheh. Tapi intinya buayanya gede banget *_*

Ada insectariumnya juga, hampir sama seperti di Eco Green  Park. Mangkanya sekali lagi saya katakan, tidak bijaksana mengambil tiket terusan. Museum Satwa dengan Eco agak2 setipe isinya.

Koleksi kupu-kupu yang hanya terjepret sedikit. Semuanya buagusss2 dan datang dari berbagai pulau di Indonesia, serta berbagai negara.

Koleksi kupu-kupu yang hanya terjepret sedikit. Semuanya buagusss2 dan datang dari berbagai pulau di Indonesia, serta berbagai negara.

Ge pikir laba-laba kakinya selalu delapan. Ternyata yang ini 10, huek.

Gw pikir laba-laba kakinya selalu delapan. Ternyata yang ini 10, huek.

Ada bioskop mininya juga. Namun hanya tayang di jam2 tertentu. Pas kita datang si lagi ga tayang (*ya iyalaah, udah mau tutup kalee).

Ada bioskop mininya juga. Namun hanya tayang di jam2 tertentu. Pas kita datang si lagi ga tayang (*ya iyalaah, udah mau tutup kalee).

Buat yang menyukai suasana tenang, kalem dan bebas keringat, cocok bangetlah ke Museum Satwa. Tempatnya adem, teratur, dan sepi (*apa karena mau tutup yak), bebas hujan dan bebas cahaya yang bikin silau. Kayaknya memang didesain untuk personal yang serius, cewe2 or cowo2 dengan kacamata tebal gitu deh. Kalo saya sih kurang betah ahahaha, apalagi dikunjungi pas badan udah capek berat kayak gini. Rasanya bawaannya udah mau baring aj.

Baiklaah, akhirnya saya publish foto pribadi saya. Satu aj, itu juga karena backgroundnya mendukung :p.

Wanita penjual ikan T-T

Wanita penjual ikan T-T

Siapa yang setuju dengan suami kalo tampang saya disini mirip bibik2?

Lesson n learnt:

  1. Kunjungi Museum Satwa dulu baru ke Zoo. Kunjungi benda mati dulu baru benda hidup ahahaha. Kunjungi yang sepi dulu baru yang rame. Karena Museum Satwa lewat jam 3 sore udah senyap sementara Zoo masih malang melintang orang2nya (*wiken ya, gatau kalo weekday).
  2. Ada jasa tukang foto disini.
  3. Tidak disediakan e-bike.
  4. Foodcourt hanya 1 dan tampak mahal hehehe.
  5. Jika waktu anda luang dan memang ada tiket yang menjual terpisah antara Museum Satwa dan Batu Secret Zoo, itu tampak jadi pilihan yang paling baik.

Happy learning :D.

Karena di Eco udah satu setengah jam, akhirnya kami putuskan untuk masuk ke Zoo dulu biar ga terburu2. Zoo kan lebih keren dari Museum Satwa, jadi mendingan menghabiskan waktu lebih banyak di Zoo.

*maap ya saya ga tebar foto saya disini. Pagi aj udah kelihatan kayak bibik2, gimana siang hari? Makin kucel ajya.

Sebelumnya, marilah kita simak dulu foto bangunannya. Masuk ke Jatim Park 2, akan disambut dengan patung2 begini nih.

Terus…di ujung jalan itu, terpampang deh 3 bangunan gede ini. Letaknya bersebelahan percissss. Kayak 3 raksasa lagi berderet.

Museum Satwa yang paling kiri

Museum Satwa yang paling kiri

Pohon Inn yang di tengah. Monggo kalau ada yang mau nginap ditemani suara hewan dari zoo, cucok deh booking kamar disini.

Pohon Inn yang di tengah. Monggo kalau ada yang mau nginap ditemani suara hewan dari zoo, cucok deh booking kamar disini.

Batu Secret Zoo paling kanan.

Batu Secret Zoo paling kanan.

Jatim Park 2 versi lengkap

Jatim Park 2 versi lengkap

Terus Eco Green Park letaknya dimana donk? Sonoan lagiiii, lebih menganan. Ga muat kameranya. Lebih minggiran dan lebih ke bawahan si Eco itu. Jalan kesana kira2 10 menitlah.

Jadi mari kita mulai ceritanya.

Tadi sih nyokap dan bou masih PD ga mau pake e-bike. Masih segar, masih baru mandi. Sekarang udah nyerah. Katanya kalo nemu pos e-bike mau langsung pesan ajaah, ahahaha. Soal ditelvon2 suka ga nyambung. Ternyata pos sewa e-bike nun jauh disana ajya, jadi dengan terseok2 dan membatin nyokap dan bou terus melangkah.

Sama seperti Eco, jalur Zoo juga dibuat 1 arah. So cute, jadinya ga tabrak2an dengan pengunjung lain dan ga tersesat. Begitu masuk, ah udahlah, langsung terlihat kebersihannya, kerapiannya, dan profesionalitasnya. Bersih bukan karena pengunjung ga buang sampah sembarangan tapi kalo gw amati sih karena petugasnya sangat tanggap, langsung membuang sampah yang ada. Toiletnya juga cukup nyaman, desainnya beda2 tiap corner. Rapi karena mungkin bangunannya masih baru ya (denger2, diresmikan tahun 2005?).

Selain itu binatang dan hewannya masih seger2, lincah2, mulus2, sehat. Bulunya ga kusam, dan variasinya buanyak buangeet. Kayak bangsa monyet aj ada rupa rupi, udah gitu cantik2. Ada yang warnanya lucu, ada yang bentuknya lucuu.

Kalau di Taman Safari Puncak, kan kita naik mobil ya. Terus ngiterin zoo-nya. Gw agak susah nih soal kadang ada papan nama binatang, tapi binatangnya auk deh kemana. Or di tengah jalan suka ada hewannya tapi dia ga bawa papan namanya wakakaka, jadi tetep aj gw bingung itu hewan apa. Terus hewannya banyakan malas2an, tidur2an, gatau deh doi lagi boci atau lagi sakit.

Nah di Batu Zoo ini, informasinya sangat amat jelas sekali. Tiap binatang or hewan dikandangin, kandangnya dari kaca tebal. Jadi ga bakal ketuker deh hewannya. Nama itu sudah pasti hewannya itu. Di informasinya diuraikan nama hewannya, info umum seperti usia dan kebiasaan beranak, lokasi penyebarannya, dan tingkat kelangkaannya. Aaa cukaaakk!!

Kandang binatangnya juga niat bo, dibuat tema gitu. Ga cuma  yang asal jadi.

Kandangnya ikan pari totol. Bingung, cantikan pari atau kandangnya kekekek

Kandangnya ikan pari totol. Bingung, cantikan pari atau kandangnya kekekek

Bisa loh karena saking terpesonanya, di satu kandang gw setop lamaaa banget. Abis gw kan rada cupu, emang ga tau banyak soal dunia hewan. Banyak sekali hewan disana yang baru gw kenal or…gw liat walo namanya sering terdengar. Walhasil, saking curiousnya gw liat baik2 hewannya, gw baca dengan seksama informasinya, gw pandang2in desain kandangnya (#eh). 1 kandang bisa lebih dari 5 menit. Nyadar2 pas buka map, masya Allah…eke baru sampe disindang??? Waah ini mah sepertiga Zoo juga belum ada, padahal udah jam segini. And yes, kandang berikutnya gw ngibrit2 aj, liat sekilas kecuali memang kalau hewannya amat sangat menarik seperti iniiii!!!

Jaguar yang hampir setinggi pinggang. Ada beberapa jaguar tapi yang ini dipisah mungkin karena lagi BT ya. Abis bolak balik mulu kagak diem2. Di bawah kandangnya adalah kepala orang yang nontonin si jagu

Jaguar yang hampir setinggi pinggang. Ada beberapa jaguar tapi yang ini dipisah mungkin karena lagi BT ya. Abis bolak balik mulu kagak diem2. Di bawah kandangnya adalah kepala orang yang nontonin si jagu

Suami cari2 mana kura2 raksasanya. Eeeh taunya di bawah kaki, kirain gundukan batu gede. Hampir selutut yaa tingginya.

Suami cari2 mana kura2 raksasanya. Eeeh taunya di bawah kaki, kirain gundukan batu gede. Hampir selutut yaa tingginya.

Ngeliat harimau sumatra dari kaca bening yang kita injak. Cool!

Ngeliat harimau sumatra dari kaca bening yang kita injak. Cool!

alpaka toh namanya..daku kira inilah yang llama kekeke

alpaka toh namanya..daku kira inilah yang llama kekeke

Apakah lo pernah liat singa yang badannya setinggi pinggang? Pernah, mungkin…dari jauh wakakak. Nah di kandang singa di Zoo ini, entah singanya lagi kesambet apa T-T, dari posisi anggunnya duduk di atas batu bersama permaisurinya, liat bokap gw dadah2in dia, eee doi nyamperin kami book. “Nyamperin dengan marah”, maksud gw. See, jarak kami ke singa marah itu ga sampai 1 meter!! Kalau bukan karena kawat bertekanan arus tinggi dan kaca tebal, mungkin kami sudah tinggal nama *_*. Ternyata yaaa manusia itu memang penakut. Dari jauh kami sok dadah2in, begitu dia datangin, jiper neeeek. Diaumin dengan sikap marah sambil mencakar, sukses gw en bokap kaget luar biasa. “Pa, sing waras ngalaah…Kita pergi aj nyok.” Mana tau kawat ga berfungsi, or kacanya pecah, wah bisa jadi scene film Final Destination ke-7 kita. *mundur teratur

No zooming ya. Pas di depan mata. Ga sempat juga mundur biar ada manusia lain untuk komparasi secara mendadak dan kaget banget huhuhu. Liat ambil fotonya aj sampe goyang2, gemeteran booo.

No zooming ya. Pas di depan mata. Ga sempat juga mundur biar ada manusia lain untuk komparasi secara mendadak dan kaget banget huhuhu. Liat ambil fotonya aj sampe goyang2, gemeteran booo.

E gw udah ceritain makanan lom ya dari tadi? Hohoho ada 4 foodcourt disini. Selang sejam, foodcourt pertama yang ditemui namanya Café Garden, dekat taman reptil. Jualannya edisi gorengan. Walo kalo jeli sedikit, di bagian belakang ada juga yang jual burger, pizza, dan es krim. Selang sejam lagi, nemu foodcourt kedua ada dekat kolam renang (Happy Land). Disini baru ada nasi. Sistemnya pake kartu gesek. Jadi kita depositkan uang dulu, baru ke stand makanan dan sek gesek. Eniwei, menurut gw rasanya semua standar ehehehe, gada yang uenak. Tapi buat mengganjal perut, bisa banget. Masih ada foodcourt Castle dan Café Istana Semut tapi ga gw datangin.

Sayangnya di tengah acara hujan turun..ga pake kompromi pula alias ga berhenti2. Kita ngendon di foodcourt Daun lama banget. Bisa penerbangan Jkt-Jogja pp. Weleh, akhirnya kami beli raincoat. Udah gitu langsung cepat2 pergi keluar. Ga bisa ditengokin lagi sisa hewannya soalnya gada tempat berteduh huhuhu, sediiih, padahal masih ada Adventure Land, Happy Land, River Adventure dan Tiger Land. Haaah, itu kan masih setengahnya zoo. Wadooh 3 jam disini, cuma dapat setengah isinya doang. . Sayang duwit’e…. Namun dari selayang pandang, River Adventure dan Tiger Land itu keren punya. Harusnya jangan diliwatkan. Pikir2, Zoo ini aj udah bisa seharian, kok ya masih digabung juga toh dengan Museum Satwa.

peta batu secret zoo

peta batu secret zoo

Nah, kalo udah liat semua hewan dan binatang disini, pasti bisa donk kamu jawab pertanyaan di bawah ini :D.

Saya cuma bisa jawab 5, kwkwkwk

Saya cuma bisa jawab 5, kwkwkwk

Keluar dari Zoo, sukses langsung lupa semua bentuk dan nama hewan yang baru dikenal tadi. Keknya memang ga cukup sekali datang nih, hahahha. Someday pasti kami balik deh. Moga2 Batu Secret Zoo selalu terjaga kesehatan hewannya, kebersihannya, dan kerapiannya. Salut buat developer Zoo ini!!

Lesson n learnt:

  1. Urutan yang benar adalah mengunjungi Museum Satwa dulu, baru ke Batu Secret Zoo. Melihat hewan versi “mati”nya dulu, baru yang versi bergerak. Dijamin sensasinya bener. Nek kebalik kayak saya..yo wis, jadi degradasi sensasi :p.
  2. Kalo ada yang jual tiket terpisah antara Museum Satwa dan Secret Batu Zoo, mending dipisah si. Kecuali kalo wisata kesini kapan taon baru datang lagi, ya mending digabung. Ngunjungin Museum Satwa doang agak kurang cihuy rasanya.
  3. Kalo berkunjung ke sini di musim penghujan, bawa raincoat. Worth it. Disana dijual juga si..tapi harga yang biasanya 5rb jadi 10 rebong.
  4. Kalau datang di musim kemarau, sedia topi. Silau men.
  5. Bawa baju renang karena di dalam Zoo ada kolam renang gratis yang anak2 mesti pengen nyebur deh.
  6. Bawa baju ganti in case kehujanan or kuyup karena keringat.
  7. Di pintu masuk langsung minta map Zoo dan Museum Satwa biar gampang menentukan tempat yang mau didatangi.
  8. Bagi yang ga kuat jalan, sok, begitu lewat pintu Zoo langsung pesen e-bike lewat telvon (0858-1547-9991). Sewanya 100rb/3jam. Nti e-bikenya bakal diantar di point pertama yang bisa dilewati e-bike. Kalau ditunda2, suka kosong. Kalau didatangin ke posnya langsung, biasanya ada barangnya tapinya…posnya jauh doonk. Hampir setengah perjalanan Zoo.
ber e-bike ria. Sangat useful. Menyenangkan hati orang tua dan anak2. Lumayan kencang, bisa pula lemot2. Perhatikan pathnya, rapih dan bersih kan? Aku cinta tempat iniiii

ber e-bike ria. Sangat useful. Menyenangkan hati orang tua dan anak2. Lumayan kencang, bisa pula lemot2. Perhatikan pathnya, rapih dan bersih kan? Aku cinta tempat iniiii

Oiya, buat developer Zoo kalo lagi senggang dan terbaca postingan saya ahahhaa. Kami sewa 3 e-bike. Pas sampe di Food Court Daun, salah satunya mogok. Pos e-bike ditelv berkali-kali tapi ga nyambung2. Akhirnya misua terpaksa lapor manual, balik lagi kesana. Terus e-bike kami diganti. Karena tiba2 hujan, jadi berteduh dulu barang sejam. Selesai hujan, e-bikenya mau dipake lagi eeee kagak ada barangnya? Diambil sama sopo wis gatau. Ternyata kuncinya ga specific yaa, bisa dipakai di e-bike manapun. Huwaaa, e-bike ku dimaling orang. Diganti lagi deh. Jadi apa pelajaran yang bisa diambil dari kejadian ini? Simpulkan sendiri yaa.

*keasikan motret hewan dan kandang, malah lupa motret kita2nya, pfft..

Ke Malang tanpa mengunjungi Batu itu seperti ke Bogor tanpa mengunjungi Puncak. Ke Manado tapi ga liat Bunaken. Ga kumplit gitu deh.

Dulu tahun 2011 gw udah pernah si ke Batu, waktu gathering kantor tapi ntah kemana pulaaalah kamera saat itu, jadi malas juga kan cerita kalo ga ada foto2nya.

Tapi antara gathering kantor dan liburan dengan dana sendiri sudah pasti berbeda rasanya hohohoh. Nek gathering kantor yo stuck di situ2 aj, susah explore sana sini secara ikut schedulenya orang banyak. Kalo dana sendiri, wiiii suka2 gw mau kemini, nginap disiko, makan dikono.

Jadi to the point ya, apa saja tempat wisata terkenal di Batu?

  1. Jatim Park 1 (Jatim1): yang isinya adalah taman belajar ilmu pengetahuan (science)+rekreasi.
  2. Jatim Park 2 (Jatim2): terdiri atas Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Museum Satwa adalah tempat dipajangnya hewan2 yang sudah diawetkan. Jadi ini asli yak, bukan patung. Sementara Batu Secret Zoo adalah kebun binatang kualitas ultra keren.
  3. Eco Green Park: adalah taman yang juga luas namun diutamakan untuk koleksi burung dan serangga. Selain  itu juga ada permainan2 lucu lainnya.
  4. BNS (Batu Night Spectacular): kayak Pasar Malam, dilengkapi dengan tempat makan plus kurleb 20-an wahana seperti di Dufan. Tapi lebih ke yang bikin pusing bin eneg. Misalnya rumah hantu, pontang panting, ontang anting, perahu kora2, dll. Mau cari yang syahdu kayak istana boneka disana? Kagak bakal nemu yang gituan mah.
  5. Air terjun Coban Rondo.
  6. Selekta: taman bunga super besar. Seperti TBN (Taman Bunga Nusantara) di Cipanas.
  7. Memetik buah di Agrokusuma.
  8. Apa lagi ya, ehehehe.

Batu itu kotanya tidak terlalu luas. Jadi jarak dari satu tempat wisata ke tempat wisata lainnya termasuk dekat. Paling bangsa 10 menit-1 jaman. Objek wisata 1-4 itu letaknya berdekatan, seperti Ancol gitu deh. Jadi ibaratnya 1 adalah Dunia Fantasi, 2 adalah Sea World, 3 adalah Gelanggang Samudra, 4 adalah Atlantis.

Ada tempat wisata yang bisa digabung pengunjungannya dalam sehari, ada juga yang tidak.

Kayak Jatim1, wah itu kudu seharian penuh kalo mau ditawafin bener2. Kalau cuma numpang liwat yaaa sayang banget. Demikian juga dengan Jatim2 dan Eco Green Park. Waaah ga bisa digabung2 deh. Soal ada tiket terusan dari Jatim2 ke Eco Green Park. Kemarin gw ambil ini karena masih buta akan keluasan tempatnya. Ternyataaaa…buang2 duit aj di Eco. Untuk Eco yang areanya seluas itu dan begitu banyak tempat menarik yang bisa dilihat, wah minimal butuh 5 jam lah. Jadi ga mungkin banget digabung dengan Jatim2 karena Jatim2 sendiri terdiri atas Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Sayang2 deh kaki, aseli pulangnya gempor tuu :D.

So saran saya sih, jangan pernah ambil tiket terusan Jatim Park 2+Eco Green Park yak. Mubajir.

Nah kalo no 4-7 bisa tuh digabung. Misal kombinasi 4 dan 5 or 5 dan 6. Tapi 4, 5, 6 yaaa kayaknya ga mungkin juga. Kecuali kalo wisatanya model “yang penting foto” -___-. Menurut gw sih, kalo datang ke suatu tempat wisata ya benar2 dinikmati dengan seksama, dihayati, dicobain semua sebisa mungkin. Jadi puas gitu loo.

Akan tetapi kalo liburan kesini, seperasaan saya juga kurang bijaksana menggabungkan Jatim1, Jatim2, dan Eco di kunjungan yang sama walo harinya berbeda. Karena ketiga tempat itu walo menghibur tapi padat sekali informasinya. Bisa2 nti ga terasa liburannya, malah berasa sekolah ahahahaha.

Yooks, datang ke Batu. Surga buat anak keciiilll.