Posts Tagged ‘kebun raya Bali’

Hari ini kita pergi ke area dingin yang sejak dulu jadi fave gw di Bali yaitu Bedugul, horeee ūüėÄ :D. Berbekal pashmina yang sengaja dibeli sebelumnya, kita menuju Kebun Raya Eka Karya Bedugul sebagai stop site pertama. Tiket masuknya kalau ga salah 25rb/orang. Sampai di dalam kami sudah disambut dengan pemandangan yang hijau..dan udah deh mulai poto2 di depan patungnya. Gw liat, kok ga ada yang outbond kayak dulu ya? Hoo mungkin karena low season kali ya. Tadinya gw mau ajak nyokap bokap outbond, eheheheh, yaah biar tulang2nya agak olahraga sedikitlah. Ga perlu yang level biru, level kuning yang rada mudah juga oke tapi sayangnya gw lupa mengingatkan mereka untuk membawa sepatu kets so rencananya jadi gagal total deh.

Kami pun kemudian mengunjungi 2 rumah primadona di Kebun Raya ini yaitu Rumah Kaktus dan Rumah Anggrek. Menurut gw Rumah Kaktus keren sekali sementara Rumah Anggrek kok ya kayak tanaman hutan biasa ya..Entahlah mungkin karena gw ga gitu ngerti tentang angrek. Sebenarnya gw pingin banget ke Rumah Begonia, Rumah Mawar, Rumah Cythea karena tahun lalu ga sempat ke sana tapi lagi2 jadwalnya tak memungkinkan.

Ketika siang, perut mulai kriuk2 sementara di dalam Kebun Raya ini tidak ada orang yang jualan. Jadilah kita keluar dan makan di RM Assidiq yang menu spesialnya adalah Ayam Taliwang. Gw pesan 1, harganya 27rb/potong belum termasuk nasi. Begitu coba, Waaah ini Ayam Taliwang palsu nee. Rasanya kok manis, aslinya yang di Lombok sana kan pedes banget mpe menangis memakannya. Walo gitu, di RM ini kami semua makan dengan tenang karena Alif ketemu kawan baru disana, yang sama besarnya, dan sama tingkat kepandaiannya (ehehehe maksudnya sama2 belom lancer ngomong, gitu). Wah mereka akrab sekali dan sempat bikin gw kaget karena waktu berpisah mereka saling pelukan loh, asli, pelukan! Siapa yg ngajarin, ihihihihhi, lucu banget deh sayang ga sempat kefoto.

Makan siang selesai, kami langsung diajak Pak Tommy naik terus ke Puncak, untuk melihat si danau kembar -yaitu Danau Tamblingan dan Danau Buyan- dari atas. Sepanjang perjalanan menuju ke atas, banyak sekali monyet bertebaran. Sepertinya disini monyet dilestarikan ya. Pas sudah di daerah Puncak, mobil pun merapat  pelan karena sudah sampai ke tempat tujuan. Tidak sengaja mata nyokap gw melihat toko yang menjual baju2. Begitu mobil berhenti, nyokap gw langsung ngibrit ke toko itu, diikuti oleh Bou yang juga ngibrit. Seruan gw dan bokap yang memanggil2 untuk foto dulu di depan si Danau Kembar tampak tidak terdengar oleh mereka. Ya sudahlah..

Menurut gw Danau Kembar biasa saja pemandangannya sehingga tidak perlu sekali untuk dikunjungi. Gw en bokap berfoto sedikit, habis itu pergi menyusul nyokap dan bou yang masiiih saja betah belanaj di toko itu. Ternyata jualannya emang lucu2 loh :D, lumayan lama juga kami tertahan disana. Karena hari mau hujan, akhirnya kami pun pulang dan mobil pun mutar balik dan turun menuju ke bawah lagi. Tiba2 nyokap gw nyeletuk, ‚ÄúKok kita turun ke bawah sih? Kita kan belum liat Danau Kembarnya..‚ÄĚ.

Laaah, emang tadi kita berhenti kenapa coba, Ma?

‚ÄúKarena mau belanja di toko..‚ÄĚ

………senyap………

Dan setelah gw terangkan bahwa tadi itu mobil berhenti karena sudah sampai ke stopsite pengamatan Danau Kembar, dan bukannya untuk belanja ke toko, nyokap gw akhirnya minta maksa balik! Dan akhirnya kami pun balik ke atas lagi… T-T

Selesai di Danau Kembar, kami segera turun menuju Danau Beratan untuk melihat Pura Ulun Danu. Tiket masuknya seharga Rp 7500/orang. Danau Beratan benar2 indah, viewnya syahdu banget. Ada pura, ada danau yang latar belakangnya adalah gunung. Duh, rasanya ga pengen pulaang, hiks. Tadinya gw pikir pura Ulun Danu ada di tengah danau sehingga harus memakai perahu untuk kesana. Ternyata puranya dekat ke tepian kok, jadi masih bisalah foto2 dari pinggir danau :D.

Note : Pastikan mengunjungi tempat ini!

Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, kami pun pulang menuju hotel setelah sebelumnya menyempatkan diri untuk beli ikan bakar dan mencoba sate kakul (sate bekicot). Jangan dicoba sodara2, liat euy.

Advertisements

Liburan ke Bali ini (walo aslinya cuma menyusul suami yang training di Bali) bisa disebut honeymoon jugak..soalnya setelah hampir 2 tahun menikah, baru kali ini kita bisa jalan berdua, uuuy!! 

Dimulai¬†dari¬†hari¬†Jumat¬†‚Äď Minggu¬†(11-13 Des 09), gw en suami¬†tercinta¬†mengunjungi¬†tempat2¬†yang sudah¬†kita¬†rencanakan¬†(we still couldn‚Äôt believe how Bali can have so many beautiful sites!!). Baiklah, mari¬†kita¬†mulai¬†ceritanya.

Jumat (11 Des 09)

Secara¬†suami¬†masih¬†training sampe¬†setengah¬†hari, gw ma teman¬†akhirnya¬†duluan¬†jalan-jalan¬†deh. Target kami adalah Waterbom Bali. Untuk¬†turis¬†lokal, tarifnya¬†160rb¬†rupiah, sedangkan¬†turis¬†mancanegara¬†sebesar¬†USD 23. Hampir¬†sama harganya¬†dengan¬†PIK¬†(Pantai¬†Indah¬†Kapuk) yaa…tapi¬†what U must know adalah¬†waterbom¬†Bali jauh¬†jauh¬†jauh¬†lebih¬†worth it!! Ga nyesel¬†deh¬†kesana. Pertama¬†nih¬†ya, permainannya¬†lebih¬†variatif¬†daripada¬†PIK, water slidesnya¬†aj¬†ada¬†8 bo!! Ke-2, lebih¬†hueboh¬†alias lebih¬†menantang¬†getu¬†loh. Disana¬†ada¬†smash down, yaitu¬†luncuran¬†setinggi¬†lebih¬†dari¬†20 m kayaknya, dengan¬†sudut¬†hampir¬†90¬į. Ke-3, waterbom¬†Bali lebih¬†rimbun¬†dan airnya¬†juga¬†tidak¬†bau. Kejutan¬†lagi, kalo¬†lo¬†berencana¬†untuk¬†datang¬†lagi¬†ke tempat¬†ini¬†dalam¬†kurun¬†waktu¬†seminggu, mending lo¬†beli¬†tiket¬†2-day pass aj. Cuma¬†USD 31 atawa¬†sekitar¬†250 rb untuk¬†2x main. Murah¬†kaan. Yang mahal¬†makanannya. Gw minum¬†milkshake coklat¬†aj¬†harganya¬†23 rebuuu. Wakwaoo… Setelah¬†mencoba¬†semua¬†atraksi¬†(puas..puas..puas..!!) selama¬†2 jam-an, kita¬†makan¬†di KFC¬†(lapar¬†itu¬†teuteup..) dan pulang¬†ke hotel. Oya, info aj, si waterbom¬†buka¬†jam 9 pagi¬†dan udah¬†mulai¬†rame jam 11-an.

Sekitar jam 2 baru deh bisa jabar (jalan bareng) suami. Targetnya kali ini beli oleh2 nih. Tadinya sih kita pengen ke Pasar Sukowati. Tapi berhubung kita2 pada ga bisa nawar, akhirnya kita banting setir, pergi ke Pasar Krisna. Di pasar ini harganya udah dipatok, ga mahal juga, dasternya kisaran Rp 15000-60000. Yang dijual juga bukan cuma daster, ada lukisan, mainan anak, mpe oleh2 makanan. Kalo menurut gw, pasar kayak gini lebih menghemat waktu belanja (bargaining itu wasting time loh), dan bisa dapat murah. Kalau Sukowati, kan kita ga jelas harganya berapee. Pasar2 semacam Krisna ini sudah mulai menjamur di Bali. Tempat yang serupa antara lain Kampung Bali, Kampung Nusantara, Airlangga, dll. Buat oleh2, habis sekitar 500rb.

 Pulangnya, cape3x..oiya lupa bilang, kita nginap di Padma Resort Hotel, Legian. Hotel tempat trainingnya suami, ya jelas bagoeslah..wkwkwk. Kita nginap di Deluxe Chalet, ratenya sekitar 1,150 juta/malam. Ni hotel guede banget yak, full of kayu dan batu alam, berseni!!, penuh cita rasa!!. Cakeeep deh, palagi kalo sunset bar. Sambil dengerin live music dan menikmati minuman, kita bisa liat sunset. Cuma makanannya menurutku si agak kurang berasa yak, alah gratis masih juga ngeluh, hehehe. Intinya, kalo mau rada mahalan, hotel ini recommended banget dehhhh!!!

Malamnya, kita¬†dinner di Jimbaran. Kalau¬†mengingat¬†ni daerah¬†dulu¬†pernah¬†dibom, takut¬†gw sebenarnya¬†ke sini, tapi¬†demi¬†mencoba¬†pa boleh¬†buat¬†kan…Gw ma suami¬†milih¬†makan di Kafe¬†Jukung. Selain¬†mendengar¬†debur¬†suara¬†ombak¬†yg¬†bikin¬†rileks, bikin¬†damai..(karena¬†kafe2¬†disini¬†semuanya¬†located di tepi¬†pantai), menurut¬†gw kafe¬†ini¬†biasa¬†aj. Lautnya¬†ga bisa¬†diliat, ya iyalah, malam. Makanannya¬†juga¬†menurut¬†gw kurang¬†berasa. Yang bikin¬†senang, kita¬†beruntung¬†pas waktu¬†makan¬†lagi¬†ada¬†pentas¬†tari¬†Bali. Gw makan¬†kakap¬†merah¬†seberat¬†1.1 kg plus udang¬†2 biji¬†seberat¬†¬Ĺ kg, mineral water dan lime squash kenanya¬†315rb. Menurut¬†gw si mahal¬†tapi¬†bagi¬†yg¬†senang¬†dinner romantis¬†sambil¬†denger¬†suara¬†laut, boleh¬†coba¬†di sini¬†:). Untuk¬†hari¬†Jumat¬†si sekian¬†dulu¬†ya,,abis¬†makan¬†kita¬†pulang¬†dan zzzz.

Sabtu, 12 Des 09

Hari ini kita udah mulai sewa guide, namanya Pak Tommy. Pak Tommy perawakannya besar, berkumis, rada serem gw pertama liatnya tapi tak dinyana orangnya amat menyenangkan. Pandai berkisah, nyetirnya top, mbaee deh. Tarifnya 400rb/hari (bensin ditanggung si Bapak). Thx buat Iton yg udah rekomen Bapak ini ke kita. Dari pagi kami udah cek out dari Padma, soalnya rencananya kita mau menginap di Ubud (kenapa gw milih Ubud karena dalam bayangan gw Ubud itu dingin sejuk dan banyak sawahnya). Pak Tommy bawa kijang kapsul, dan acara pertama kami pagi ini adalah ke Tanjung Benoa, mau water sport disanaaaa, yihaaaa!!!

Menuju Tanjung Benoa, kita sempatkan mampir dulu di Pia Legong. Denger2 dari Pamela, temen gw yang maksa banget nitip, nih pia enak banget. Celakanya, dia cuma jual di toko ini aj, udah gitu stok suka terbatas. Kadang lo harus pesan seminggu sebelumnya, kalo mau dapet nih pia. Herannya kalo pesan, suka keabisan juga, eh begitu kita datangi langsung tokonya malah ada stok. Pusing kan? Eniwei, harganya 1 kotak 50rb rupiah, ada rasa coklat, keju, kacang ijo, ma campur.

Sampai¬†di Tanjung¬†Benoa, udah¬†jam 10. Panaaaass!!! OMG, Bali sepanas¬†inikah??? Gw langsung¬†disambut¬†ma agennya¬†yg¬†sumpah¬†ga ramah¬†amat. Sebbbel¬†gw sebenarnya¬†ma ni Bapak¬†tapi¬†positif¬†thinking kali¬†ni orang lagi¬†ada¬†masalah¬†ya mpe¬†jutek¬†gitu, akhirnya¬†kita¬†tetep¬†make jasa¬†Bapak¬†itu. Harga¬†water sport yg¬†terlampir¬†dalam¬†dollar, bisa¬†ditawar¬†mpe¬†setengahnya. Karena¬†udah¬†ilfil¬†ma panasnya¬†dan juteknya¬†ni Bapak, akhirnya¬†kita¬†cuma¬†milih¬†fly fish (ber2¬†kena¬†300rb) ma banana boat (ber-2 kena¬†200rb) aj. Total 500rb¬†yg¬†mana¬†menurut¬†gw masih¬†kemahalan¬†boo. Dan aseli¬†deh¬†setelah¬†kita¬†coba, bener2.. ūüė¶ . Fly fishnya¬†cuetek, ga menantang¬†sama sekali, sebentar¬†pula. Masih¬†mending banana boat dah. Ah tapi¬†tetep, kita¬†kurang¬†puas¬†ma Tanjung¬†Benoa, untung¬†fotonya¬†bagus2 :).

Abis dari Tanjung Benoa, gile capek jugee. Kita makan siang yang murah dan halal di RM Nusantara. Dari sana kita jalan2 sebentar liat daerah Nusa Dua yang katanya isinya cuma hotel2 bintang 5. Bagus sih.. tapi karena panasnya gw jadi serasa dehidrasi deh, udah itu nguantuk berat gara2 abis water sport tadi.

Sekitar¬†jam 2, kita¬†lanjut¬†jalan¬†ke GWK¬†(Garuda Wisnu¬†Kencana). Duh takjub¬†gw ma ni tempat. Luasnya¬†sekitar¬†250 ha, berupa¬†perbukitan¬†batugamping¬†yang kemudian¬†dibelah¬†menjadi¬†jalan, diukir¬†menjadi¬†gedung. Disana¬†udah¬†ada¬†secara¬†terpisah-patung¬†dari¬†tembaga-kuningan, terdiri¬†dari¬†patung¬†kepala¬†Garuda setinggi¬†18 m, patung¬†Wisnu¬†setinggi¬†20 m, dan patung¬†2 tangan¬†setinggi¬†..lupa. Betapa¬†gw keliatan¬†kecil¬†yak, palagi¬†kalo¬†ni patung¬†udah¬†lengkap¬†semua, tingginya¬†bisa¬†mencapai¬†140 m bo (lo¬†bisa¬†liat¬† miniaturnya)!! Dan ditaruh¬†di atas¬†bukit??, aje¬†gileee, oh Bali semakin¬†harum¬†saja¬†namamu¬†nanti. Sayangnya¬†ni proyek¬†yang konon¬†sudah¬†dimulai¬†sejak¬†tahun¬†1995 dan diharapkan¬†selesai¬†tahun¬†2005, sampai¬†sekarang¬†nyatanya¬†ga kelar2¬†juga, mandeg¬†waktu¬†reformasi¬†1998 dan peristiwa¬†Bom Bali (dana jadi¬†tersendat). Dan kayaknya¬†emang¬†masih¬†lama deh, soal¬†yang bikin¬†lama tuh¬†sayapnya¬†si garuda¬†tuuu, gedenya¬†ga nanggung2. Rencananya¬†juga, nanti¬†di tempat¬†ini¬†bakal¬†dibuat¬†banyak¬†vila, dimana¬†tiap¬†villa mencirikan¬†kebudayaan¬†suatu¬†negara. Jadi¬†kita¬†akan¬†temukan¬†villa negara¬†Perancis, villa Belanda, villa Jepang, oh betapa¬†menyenangkan, tapi¬†kapan¬†yaaaa…

Abis dari GWK, kita mampir sebentar ngeliat Dreamland Beach (katanya punya Tommy Cendana?), deket tuh cuma 10 menit. Terjemahannya si Pantai Impian, kenyatannya ni pantai benar2 pantai impian. Pasirnya masih putiiihhh, lautnya birrruuu, ga seperti Kuta yang udah crowded dan penuh dengan kotoran anjing (hoek). Kita jatuh cinta deh ma pantai ini, mana ada hotel lagi di tebingnya, yang berhadapan langsung dengan pantai. Apa ya nama hotelnya..Klapa apa gitu kalo ga salah. Gw lupa motretnya, tapi si hotel ini punya pool yang berada tepat di bagian pinggir hotel. Jadi kan sering tu kalo lo masih di kolam dan pengen istirahat bentar, lo akan pergi ke bagian pinggir pool, dan menyanggakan tangan lo disana, bahkan lo kadang suka duduk di pinggir pool dimana kaki lo bakal lo ceburkan ke kolam. Nah ini pinggir poolnya adalah pinggir dari bangunan gedung, gada tembok pembatasnya. Jadi kalo lo duduk di pinggir pool alias pinggir gedung itu dan lo kegelincir ke belakang, jatuh ke bawah, ya dada babbay, wong poolnya di tepi tebing ko. Indah tapi menurut gw juga berbahaya, hiii.

Habis dari Dreamland, kita pergi ke Uluwatu. Jam udah menunjukkan pukul 4 sore. Cuapek nih badan sebenarnya tapi demi tari Kecak, kita sempatin ke sana. Perjalanan dari Dreamland ke Uluwatu sekitar 30 menit. Sebelum masuk ke Uluwatu, kita akan diminta untuk memakai selendang yang diikatkan ke pinggang. Makna filosofisnya adalah agar semua keinginan2 buruk kita terikat, sehingga waktu masuk ke Uluwatu kita sudah dalam keadaan bersih hati. Uluwatu Temple adalah pura suci yang terletak di tebing yang menghadap ke pantai. Templenya sendiri sebenarnya tidak begitu menarik, tidak bisa pula dimasuki tapi viewnya disini gaswat, bener2 bagoooeeesss!! Ada banyak kera nakal disini, jadi kacamata, topi, dll lebih baik dicopot dulu deh. Abis liat2 templenya kita langsung pergi ke tempat pementasan tari kecak. Tiketnya sebesar 50rb/orang. Duduknya di lapangan terbuka, di kursi kayu yang disusun melingkar. Ga gede2 amat, paling muatnya cuma sekitar 600 orang impit2an, tapi viewnya itu loh, langsung melihat sunset karena Kecak sendiri dipentaskan mulai pukul 6 sore. Pentasnya menarik, tentang sebagian kecil dari kisah Rama-Shinta. Hanoman dan para raksasanya juahil, qiqiiqiqi. Kalo nonton Kecak (kurang lebih sejam), jangan sampai pulang di tengah jalan karena bagian yang paling seru justru di akhir2 loh. Gw sempat foto sama Dewi Shinta huihihihi, kayaknya rada mirip tuh wajahnya :p.

Selesai¬†pentas¬†Kecak¬†kita¬†sempatkan¬†dulu¬†makan¬†di RM Puti¬†Minang, suedep¬†euyy. Abis¬†itu¬†langsung¬†cabcus¬†ke Ubud¬†dalam¬†keadaan¬†tak sadarkan¬†diri¬†karena¬†udah¬†kecapean. Perjalanan¬†sekitar¬†1.5 jam, sampe¬†sana muka¬†udah¬†ga berbentuk. Oiya, kita¬†nginap¬†di Tepi¬†Sawah Hotel, rekomendasi¬†dari¬†Tripadvisor. Udah¬†sampai¬†sini¬†dulu yaaa…cuapeeee..

Minggu, 13 Des 09

Sekilas tentang Tepi Sawah Hotel. Hmm..penginapannya sesuai ekspektasi lah, nyeni, menarik, kamarnya bagus, kamar mandinya luas. Kita nginap di Padang Tegal villa, ratenya sekitar 900rb/malam (udah include tax). Yang agak mengecewakan itu malah Ubudnya. Gw yang salah si, gw pikir Ubud itu suejuk, full sawah, ijo2, nyatanya walo nama hotelnya Tepi Sawah, ga keliatan tuh sawahnya. Kalopun ada, itu adalah sawah yang gersang, kayaknya bukan sawah deh, kayaknya lebih mirip tegal. Ubud yang gw impikan itu adalah Ubud jaman dulu kaleee (kata Pak Tommy-guide gw). Ubud sekarang udah berubah, udah mulai banyak hotel, udah puanasss. Oya, lagi2, makanan disini juga kurang bumbu :p

Oke, rute pertama kita hari ini adalah outbond di Bedugul. Nama tempatnya Bali Treetop Adventure Park. Wah ini tempat recommended banget buat orang2 yang suka tantangan, gathering, outing, maupun rekreasi keluarga karena di tempat ini bukan cuma ada outbond juga tapi juga ada kebun rayanya (hidup Bedugul!!!). Tiket masuk 10rb/orang, tiket outbond selama 2.5 jam sebesar 160rb/orang. Outbondnya berkelas euy (baca : susaaaaah!!). Terdiri dari beberapa level, mulai dari level anak2 mpe level advance. Kita diajarin dulu ma instrukturnya cara pasang carabiner, culi, dan cara outbondnya, abis itu kita dilepas, disuruh usaha sendiri. Instruktur cuma bantu motret ma kasih support dari bawah. Tiga hal penting dalam outbond ini : 1). Lo ga termasuk fobia ketinggian, 2). Lo harus punya stamina, dan 3). Lo harus pake sarung tangan kalo ga mau tangan lo babak belur. Ga punya sarung tangan?? Beli aj disana, cuma 20rb/ pasang.

Di outbond¬†ini, gw langsung¬†dimasukkan¬†ke level biru¬†(medium), di atas¬†biru¬†masih¬†ada¬†merah¬†(medium-hard) dan hitam¬†(advance). Yah biru…(pengen¬†gw langsung¬†ke hitam) tapi¬†pikir¬†gw gpplah-ntar¬†kan habis¬†biru¬†selese, bisa¬†langsung¬†ke hitam. Jadi¬†mulailah¬†kami di level biru. Dari awal¬†mpe¬†selesai¬†ada¬†sekitar¬†10 tantangan. Flying foxnya¬†3x (makin¬†ke akhir, makin¬†cepet¬†aj¬†tuh¬†luncurnya), sisanya¬†adalah¬†tantangan¬†pindah¬†dari¬†1 pohon¬†ke pohon¬†lain pake¬†tali, atau¬†injak¬†kayu, etclah. Kalo¬†gw bilang, flying foxnya¬†sama sekali¬†ga cape loh, demen¬†malah¬†gw, yang bikin¬†lelah¬†itu¬†justru¬†yang tali2¬†itu. Eniwei, ketinggian¬†level biru¬†ini¬†masih¬†rendah, sekiat¬†8-10 m dari¬†tanah. Dengan¬†agak¬†ngos2an, akhirnya¬†kami selesai¬†juga¬†level biru¬†itu.

Percaya¬†diri, gw langsung¬†lanjut¬†ke level merah. Wah, si merah¬†itu¬†tingginya¬†kisaran¬†12-15 m, udah¬†gitu¬†walo¬†jumlah¬†tantangannya¬†sama 10 buah, tapi¬†jenisnya¬†beda¬†bo. Kalo¬†level biru, diawal¬†dengan¬†naik¬†tangga, level merah¬†diawali¬†dengan¬†naik¬†jaring¬†yang jelas¬†lebih¬†menghabiskan¬†tenaga. Tali2¬†antar¬†pohon¬†di tantangan¬†pertamanya¬†juga¬†lebih¬†kendor, otomatis¬†kita¬†goyang¬†habis¬†di tengah2. Habis¬†itu¬†dilanjutkan¬†dengan¬†tantangan¬†ke-2 yang melintas¬†dari¬†1 pohon¬†ke pohon¬†lain (gw ga tau apa¬†itu¬†nama¬†permainannya) tapi¬†saat¬†itu¬†udah¬†jam 12-an dan kepala¬†gw udah¬†mulai¬†gliyeng. Tantangan¬†ke-2 bisa¬†juga¬†gw lewati, dan akhirnya¬†gw ke tantangan¬†ke-3 yang tadinya¬†gw pikir¬†adalah¬†flying fox (udah¬†seneng¬†tu) tapi¬†ternyata¬†adalah¬†ayunan¬†tali-nya¬†tarzan!!! Talinya¬†berat¬†banget, susah¬†payah¬†gw pasang¬†karabinernya¬†(ni mata¬†udah¬†mulai¬†nyap2), tapi¬†tetep¬†gw paksakan, auoooooo!!! Harusnya¬†gw mendarat¬†di jaring¬†tali¬†dengan¬†2 tangan¬†langsung¬†menggenggam¬†tuh¬†jaring¬†tapi¬†gw udah¬†capek¬†banget¬†hingga¬†hanya¬†1 tangan¬†saja¬†yang sanggup¬†megang¬†tuh¬†jaring. Gw udah¬†ga bisa¬†angkat¬†badan¬†gw lagi, padahal¬†ini¬†baru tantangan¬†ke-3 dan gw lihat¬†tantangan¬†berikutnya¬†bukannya¬†ke tempat¬†yang makin¬†rendah, eh¬†malah¬†semakin¬†tinggi. Ini¬†gila, tidaaaaakk!!! Mas2, saya mau¬†berhenti¬†di sini¬†saja… T-T

Setelah turun, gw langsung merasa lebih baik. Kelaparan, iya juga..duh, pengen hati sebenarnya menyelesaikan ke level hitam tapi stamina tak mendukung. Walo gitu gw sempatkan juga liat sejenak, seperti apa si level hitam itu. Oalah mak, awalnya aj udah susah. Dimana tadi seperti gw sebut sebelumnya, level biru diawali dengan naik tangga, level merah dengan naik jaring, level hitam itu diawali dengan wall climbing!! Oh pengen tewas rasanya..Udahlah, akhirnya kami makan siang aj, biar kembali segar dan bertenaga. Rasanya pengen lebih lama lagi di Bedugul ini (tempat ini begitu sejuk seperti tiada matahari) tapi apa daya kami masih banyak rencana lain. Akhirnya kami sempatkan melihat sebentar kebun rayanya. Ada rumah kaktus (keren euy), rumah anggrek, rumah bambu, rumah begonia, dll. Ahhh Bedugul, aku sangat mencintaimu. Begitu hijau, begitu asri, begitu sejuk, engkaulah Ubud yang tadinya kumaksud..

Cukup menye2nya, kita lanjut perjalanan ke Kintamani. Dari Ubud ke Kintamani lewat jalan potong, manghabiskan waktu sekitar 1.5 jam. Kita sempat melintasi jembatan terpanjang di Bali, namanya jembatan Bakung (artinya babi betina). Di tengah jalan, turunlah hujan..oh sedihnya hati ini eh tapi emang hoki, pas sampai Kintamani, hujannya berhenti loh!! Wah Kintamani emang dahsyat bo, ada Danau Batur yang diapit oleh Gunung Batur dan Perbukitan Gunung Abang. Kita bisa lihat Desa Trunyan juga (dari jauh pastinya). Pada tau kan Desa Trunyan? Itu lo..desa yang mayatnya ga dikremasi, tapi cuma ditaruh di bawah pohon. Wah Bali emang maut, heran, begitu banyak tempat menakjubkan disini. Tidak puas2nya kami memotret Danau Batur, plus gaya sini, gaya sana, tapi rasanya tidak satupun foto kami yang bisa menggambarkan keindahan Danau Batur. Ibaratnya foto gw ini cuma setengahnyalah dari keindahan Danau Batur (gw bukan fotografer siii).

Puas dari sana, kami langsung lanjut ke Desa Tegalalang. Tujuannya si mau liat terassering sawah nan ijo tapi kami lagi siyal karena itu sawah baru aj dipanen, yah hanya tingkat2nya sajalah yang keliatan, ijo2nya udah raib. Abis dari Tegalalang, kita ke central Ubud, mau tau seperti apa sih central Ubud itu. Ternyata jalannya penuh dengan orang jualan lukisan, ukiran, baju2, kayak Malioboronya Jogja deh. Sayang gw ga gitu ngerti seni dan ga gitu doyan shopping walhasil gw cuma beli es krim Walls sebagai pengganti rasa dahaga ini (cieh). Tapi buat orang yang suka seni dan shopping kayak suamiku, dijamin puas belanja di ubud. Oiya, kita juga sempatkan pesan taxi disini buat antar kita dari Tepi Sawah ke airport besok. Katanya kan bluebird ga ada di ubud ini, adanya ya mobil2 taxi ini. Tarifnya sekitar 175rb, wajarlah menurut gw.

 Abis JJS di Ubud, kami dinner di Bebek Bengil. Bebek Bengil punya view sawah yang bagus, this is the real rice field loh. Tapi..oh ada apa sih dengan lidah gw, ga kayak biasanya, tuetteeep aj menurut gw kurang bumbu padahal gw udah pesan top menunya yaitu bebek crispy.

Abis¬†dari¬†Bebek¬†Bengil, kami pulang¬†ke hotel buat¬†packing2. Besok¬†udah¬†terbang¬†ke Jakarta loh. Oh Bali emang¬†indah, bangga¬†rasanya¬†jadi¬†orang Indonesia karena¬†ada¬†Bali ini. Kalimat¬†‚ÄĚEveryday is Sunday in Bali‚ÄĚ, ‚ÄĚI love Bali‚ÄĚ benar2¬†membekas¬†di hati¬†gw. Anytime gw akan¬†kembali¬†lagi¬†mengunjungi¬†tempat2¬†lain yg¬†belum¬†sempat¬†gw liat. Dada Bali‚Ķmwah2

PS :

Ini peta Bali yang menunjukkan lokasi objek wisata yang gw kunjungi

Dan ini adalah rincian biaya yang keluar selama di Bali, mungkin bisa membantu untuk membuat buat estimasi pengeluaran ūüôā

¬†See U in the next trip ūüėÄ