Iiih? Apaan tuh timbangan Tanita? Timbangannya si Tanita ya? Hihihihi, gw aj baru kemaren dengar timbangan beginian. Selama ini yang gw tau timbangan itu buat ukur berat badan doang. Tapi si timbangan Tanita ini ternyata jauh lebih canggih euy. Bisa buat tau kadar air, kadar lemak, massa otot, massa tulang, usia sel, sampai jumlah kalori yang dibutuhkan dalam sehari. Timbangan produksi Jepang ini memiliki fungsi yang rada advanced dan harga yang lumayan mahal, biasanya yang menggunakan timbangan ini adalah pusat kebugaran dan klinik kecantikan. Soal umumnya gada yang begitu care sama tetek bengek tersebut kecuali para atlet atau model2 yak. Nih kalau mau baca info yang dari Kompas :).

http://alatkesehatanjogja.com/foto_produk/

Tapi itu kan orang pada umumnya. Ga boleh donk kita jadi orang “keumuman”. Kita juga harus aware dengan kadar air, lemak, otot, tulang, dll tadi karena bagus buat mengetahui gejala penyakit. Kalau kita sering cek kadar air di tubuh kita, kita bisa mengantisipasi jika ternyata hasilnya jelek so dada babay deh sakit ginjal. Kalau kita sering cek kadar lemak, begitu ada lampu kuning di kadar lemak, segera tanggulangi  maka berkurang deh resiko sakit jantung. Lo pikir kalo berat lo ringan artinya pasti ga da lemak? Nope! Berat badan adalah akumulasi dari semua yang ada di tubuh kita, termasuk lemak dan otot. Otot lo 5 kg, lemak lo 45 kg maka berat lo 50 kg. Otot lo 30 kg, lemak lo 20 kg, ya berat lo 50 kg  jugak. 1 kg kapas dengan 1 kg batu beratnya sama kan? Tapi volumenya? Beda jauuuhhh! Jadi walau Ade Rai keliatan “kayak obesitas”, kalo ditimbang, isinya otot semua tuh, artinya segar bugar. Nah bagaimana dengan kita?

Pada bulan April 2012 kemarin, gw memutuskan untuk diet (silakan liat  posting ini). Waktu itu tujuannya sama sekali bukan untuk kesehatan tapi semata2 demi PD dan isi dompet (biar ga beli baju terus :p). Ternyata diet gw berhasil, turun 9 kg dalam 2 bulan. Happy? So pasti donk. Karena udah mulai ringan, gw aktifkan kembali icon olahraga hehehe. Ga sering kok, biasanya gw olahraga 2x seminggu, itu juga 30 menit udah sama pendinginan. Prinsip gw mah yang penting keluar keringat.

*yaa..ga segitu2nya kayak gambar atas juga x olahraganya :p

Sampai suatu ketika gw diajak teman kantor untuk nimbang pake timbangan Tanita. Karena lom pernah, gw curious banget sambil googling2 apa itu timbangan Tanita. Gw ajak 2 teman lainnya untuk sama2 nyobain timbangan itu. Dan hasilnya so surprising. Gada yang boong deh. Rajim minum air putih dan olahraga akan membuat massa otot bertambah, massa lemak berkurang, kecepatan metabolisme bagus dan usia sel yang lebih muda daripada umur aslinya. Nah kalo lo suka makan gorengan, ga pernah olahraga, seringnya ngopi  bukan air putih, apalagi kalo misalnya ditambah aktivitas merokok, minum, or narkotik, beuh..mesti hasilnya jelek2 :p. Intinya, the numbers will tell you the truth.

Bagaimana cara pake timbangan Tanita? Jadi pertama, kita masukkan data tinggi badan, berat badan, umur, dan jenis kelamin ke timbangan tersebut. Ini penting dilakukan karena standar yang dihasilkan juga akan berbeda. Setelah itu lepaskan sepatu dan kaos kaki sehingga kaki benar2 menempel di timbangan. Injak seperti biasa dan kemudian badan kita akan discan menggunakan BIA (Bioelectric Impedance Analysis). Lalu..keluar deh hasilnya, jreng2!! Tinggal dianalisa pakai buku panduan Tanita-nya.

Ini adalah salah satu contoh outputnya.

Berikut contoh analisanya:

1. Kadar air: seharusnya 50-70% tubuh manusia terdiri atas air, kalau ga bisa berpotensi terkena ginjal. Nah bagi yang jarang minum air putih, yang merasa urinenya bukan berwarna jernih, yang doyannya ngopi, lifestyle Starbuck, ngeteh sehingga lupa minum air putih, sila cek di Tanita. Beware aj kalo angkanya di bawah 45%.

2. Kadar lemak: menunjukkan jumlah lemak di dalam tubuh kita (%). Rata2 wanita memiliki kadar lemak yang lebih banyak daripada pria. Ini wajar karena wanita memiliki bokong yak seksi, dada, dan lekuk2 tubuh (cieh). Tapi kalau jumlahnya udah di atas normal, nyimpennya mungkin udah di lain2 tempat tuh seperti perut, nyumbat saluran jantung, paha. Grafik di bawah adalah kisaran kadar lemak untuk pria dan wanita dengan umur tertentu.

3. BMR (Basal Metabolic Rate) bisa dikatakan sebagai kecepatan pembakaran kalori di tubuh kita. Jika BMR kita 1300 kal sementara asupan makanan sebesar 1500 kal, maka sisanya yaitu 1500-1300 kal = 200 kal akan ditabung di dalam tubuh sebagai lemak. BMR dapat ditingkatkan dengan cara berolahraga. Seandainya dengan berolahraga BMP kita naik menjadi 1600 kal, sementara asupan makanan tetap yaitu 1500 kal, maka 1500-1600 kal = -100 kal. 100  kalori ini akan diambil dari cadangan lemak di dalam tubuh kita. Wah kalau begitu terus, bisa jadi kurusan deh :p.

4. Usia sel: jika usia sel lo>usia sebenarnya, artinya lo harus kudu wajib meningkatkan kecepatan metabolisme. Hasil riset menyatakan bahwa kecepatan metabolisme paling tinggi terjadi saat kita berumur 16-17 tahun dan akan terus menurun secara bertahap. Oleh karena itu penting untuk mempertahankan pola makan yang sehat serta berolahraga secara teratur agar..seperti kasus di no 3 tadi, lemaknya ga ditabung terus.

Itu beberapa contoh analisa dari Tanita. Harganya berkisar dari 1.3-2.7 juta. Yook nimbang dengan Tanita ^^.

Advertisements
Comments
  1. Vera says:

    Waaahhhhh….jd pengen cobain…dimana ya yg gratisan xixixi…

    Like

  2. nirma says:

    izin share ya 😉

    Like

  3. Yuniar says:

    Usia sy 36 thn, brt 50 tggi 156, sdh pernah nimbang pake tanita, hslnya bgs smua kecuali usia sel yg sdkt, 18. Brp idealnya? Trims.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s