Nonton Drama Musikal Laskar Pelangi

Posted: January 13, 2011 in Rupa-Rupi
Tags: , , ,

Gw!! Gwlah yang sebenarnya ngebet banget pengen nonton drama musical ini. Sejak dulu gw emang udah penasaran sama yang namanay teater secara bacaannya komik Topeng Kaca getu loh :p. Pertama kali gw nonton teater drama musical itu waktu SMA, cerita tentang Sampek Engtay dari Teater Koma tapi itu udah belasan tahun lamanya. Sejak saat itu keinginan gw untuk menonton drama musical terlupakan oleh padatnya rutinitas kerja dan keluarga.

Sampai pada suatu harreey..gw melihat spanduk drama musical Laskar Pelangi nampang tanpa dosa di papan iklan sebuah mal. Pasti pada taulah ya novel terkenal Andrea Hirata – Laskar Pelangi itu. Gw liat ada sederet nama besar di belakangnya seperti Riri Riza, Mira Lesmana, Erwin Gutawa, Jay Subiakto, dan Patton Idola Cilik (sebenarnya gw ga ngikutin Idola Cilik si, tapi sepertinya dia lumayan terkenal :p) – wah ini akan jadi pementasan yang fenomenal!

Maka gw mulai menghasut orang2 sekitar yang mana adalah junior2 gw yang lucu dan masih lugu untuk sama2 nonton. Info lengkap tentang si drama musical ada di www.musikallaskarpelangi.com. Untuk menghadiri pementasan ini kita hanya rela mengeluarkan uang 100 ribu rupiah (dasar pada mediiit semua). Dengan uang segitu, kursi yang bisa didapat hanyalah Kelas 3 yang mana itu Kelas Paling Jauh dari Panggung dan Paling Tinggiii sampai kepala hampir jedot ke plafond (lebay).

Kita memilih pertunjukan yang hari Kamis, 6 Jan 2010. Katanya acara mulai dari jam 19.00 – 21.00 eeh ternyata mundur, yaaah! Kamera, makanan, dan minuman akan disita saat pemeriksaan tas, tapi masih bisa disembunyiin kok, wkwkwwk. Secara juga di tengah2 pertunjukan itu akan ada istirahat selama 20 menit, pas banget kan buat nyamil?

Dan apa pendapat gw setelah menonton drama musical ini?

Walo gw tadinya menanti dengan sangat antusias tapi hasil yang gw dapat tidaklah begitu mempesona :(. Gerakan para penarinya (si Laskar Pelangi) masih kurang kompak, masih ada kesalahan disana sini. Demikian juga dengan tata panggungnya. Setting SD PN Timah yang harusnya berdiri dengan tegak di atas panggung, eeeh begitu diturunkan dari atas ternyata ga nyampai ke lantai panggung dan akhirnya mengatung2 dan bergoyang2 seperti ditiup angin. Oalah..malah lebih tegap bangunan SD Muhammadiyah-nya :p. Ada buaya!! Tapi bener ga sih itu buaya? Ok, menurut gw buayanya ga begitu mirip. Bongkar pasang setting panggungnya pun masih kasar dan kelihatanlah sama penonton kelebat2 bayangan itu. Gw pribadi kagum dengan setiap lagu yang dibawakan di pertunjukan itu tapi menurut gw suaranya kurang kenceeng, kurang membahanaaa.

Lintang tidak begitu digembar-gemborkan kepandaian matematikanya seperti yang ada di buku. Di buku kita bisa menangkap bahwa Lintang anak yang jenius dari cara2nya memecahkan soal matematika yang tepat dan luar biasa cepat. Sedangkan di pertunjukan ini, Lintang sudah dicap jenius dari awal yang mana waktu gw liat dari caranya memecahkan soal, itu hanyalan “pandai”, bukan “jenius”. Sebaliknya pertunjukan ini lebih menekankan pada kuli PN Timah yang ga kan berubah nasibnya, sekali nguli akan tetap nguli! Ini terlihat jelas dari kemunculan pada kuli yang durasinya lumayan lama dan berkali2.

Walau ada beberapa ketidakpuasan, namun gw sangat terpesona dengan suara Bu Muslimah (by Lea Simanjuntak) yang jernih seperti lonceng ketika menyanyi. Adegan saat ia mengungkapkan ketidaksanggupannya mengelola sekolah itu seorang diri setelah ditinggal pergi Pak Harfan terasa begitu menyentuh. Nyanyian sinis Pak Bakri (by Haikal AFI) terhadap kondisi SD Muhammadiyah juga bagus. Demikian juga dengan nyanyian Lintang yang menunggu ayahnya pulang melaut, diduetkan dengan nyanyian Ikal yang gundah karena Lintang tak kunjung datang ke sekolah, oooh….mengharukaaan, hiks2. Nyanyian Ikal saat melihat jemari indahnya A Ling juga menarik dan lucu. Begitupun dengan tarian para kuli yang bersemangat di setiap kemunculannya, hehehe jadi fave gw. Tapi siapakah anggota Laskar Pelangi yang jadi idola gw hari itu? Ia tak lain dan tak bukan adalah Mahar, si jago seni yang gayanya cool. Karena kadung suka, tiap Laskar Pelangi muncul gw kebanyakan hanya memperhatikan Mahar aj :D.

Pertunjukan ditutup dengan pengenalan para cast ke penonton, dan ternyata sesi ini lebih meriah daripada shownya sendiri. Bu Muslimah yg asli dan anak2 pemeran film Laskar Pelangi waktu itu hadir juga disana, sayang saat diperkenalkan gw ga bisa melihat yang mana orangnya secara ya itu tadi deh, kursi gw yang nun jauh di atas awan itu :(.

Mungkin kalo gw duduk di kursi VVIP akan lain ceritanya yak! Overall pertunjukan ini bagus, tapi tidak sebagus yang gw harapkan, begitulah opini gw selaku orang yg ga gitu ngerti seni ini. Tapi kalau buat anak2 gw rekomendasikan karena mereka lebih butuh hiburan daripada tetek bengek rumit yg gw singgung di atas :p. Dan berita baiknya, katanya di bulan Juli 2011 pertunjukan ini bakal hadir lagi, ayo ajak anak2 anda nonton :D. Semoga ke depannya pertunjukan2 ini akan lebih professional dan memuaskan semua penontonnya, amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s